4 contoh teks editorial singkat Lingkungan sosial

Teks editorial sering disebut sebagai teks opini, yang merupakan esai yang berisi beberapa masalah yang sedang terjadi dan yang sangat dibahas oleh banyak orang. Bentuk teks editorial itu sendiri adalah artikel utama di media sosial seperti surat kabar. Contoh teks editorial ini dapat digunakan sebagai tampilan peristiwa yang telah hangat dibahas selama penerbitan surat kabar. Teks editorial untuk menulis membutuhkan struktur teks yang digunakan sebagai informasi aktual dari suatu masalah, pentingnya masalah dalam pernyataan umum dan pendapat orang lain, baik dari komunitas yang lebih luas dan dari editor. Teks ini juga menyertakan kritik dan saran yang membangun dari pembaca.

Pada kenyataannya, kita sering menemukan contoh teks editorial setiap hari dengan tema yang berbeda. Misalnya teks editorial pendidikan, teks editorial lingkungan dan teks editorial sosial. Semua contoh teks memiliki tema yang berbeda tetapi masih menggunakan struktur teks editorial yang sama. Kali ini saya akan membagikan beberapa contoh teks editorial pendek tentang masalah lingkungan, sosial dan pendidikan. Segera, Anda bisa melihat di bawah.

4 contoh teks editorial pendek (lingkungan, sosial dan pendidikan)

Contoh teks editorial pendek merujuk pada hal-hal yang merupakan opini karena prinsip dan elemen yang digunakan merujuk pada pendapat umum tentang masalah tersebut. Saya akan menyajikan teks editorial ini dengan tema lingkungan, sosial dan pendidikan. Selamat membaca

Contoh teks editorial pendek tentang hutan

Contoh singkat dari teks editorial ini juga memiliki tema lingkungan. Berikut ini contoh teks:

“Penghancuran hutan Samosir”

Kerusakan lingkungan yang tinggi diderita oleh masyarakat Jambi karena itu mengganggu kehidupan mereka saat ini. Perbaikan gerakan perlindungan lingkungan dilakukan oleh gereja Kristen Protestan Simalungun atau oleh GKPS, Pematangsiantar, di utara Sumatera. Gerakan ini diimplementasikan sebagai bentuk dukungan oleh GKPS untuk program konservasi lingkungan, baik di tingkat internasional, nasional dan regional.

Gerakan pelestarian lingkungan dilakukan dengan mengadakan pemujaan khusus untuk lingkungan dan melakukan intervensi untuk membuat daerah kritis Simalungun di Sumatera bagian utara lebih hijau. Layanan lingkungan khusus ini diadakan dengan tujuan membangkitkan antusiasme dan tindakan masyarakat GKPS untuk melestarikan lingkungan dengan cara yang nyata.

Jumat, 22 April 2016, bertepatan dengan Hari Bumi Sedunia, GKPS juga melakukan adorasi khusus terkait dengan lingkungan. Gerakan penyembahan khusus Hari Bumi diadakan secara serentak di 31 pos GKPS Injil dan 627 gereja yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada hari itu ritual berlangsung dengan serangkaian acara seperti menyanyi dengan tema upaya pelestarian lingkungan, pengakuan dosa dan refleksi.

Menurut pendapat Pendeta Martin Rumanja Purba, MSi sebagai ketua GKPS pusat, GKPS adalah anggota Gereja Indonesia yang dituntut untuk melestarikan dan melestarikan lingkungan agar berkelanjutan. GKPS yang memainkan perannya harus ditingkatkan dalam melestarikan lingkungan agar dapat menyelamatkan semua ciptaan Tuhan, baik flora dan fauna.

Semua anggota GKPS diundang oleh Martin Rumanja Purba untuk mengambil tindakan nyata untuk melestarikan lingkungan. Tindakan nyata ini dilakukan dengan reboisasi, tidak membuang-buang listrik dan sumber air, mencegah pencemaran lingkungan, mengurangi penggunaan bahan plastik dan mendukung program pelestarian lingkungan.

Contoh teks editorial pendek tentang pendidikan

Nanti saya akan membagikan contoh teks editorial pendidikan pendek. Berikut ini contoh teks:

“Pendidikan Nyaman di Sekolah”

Sekolah harus digunakan sebagai rumah kedua untuk menumbuhkan dan mengembangkan siswa. Namun, banyak sekolah belum mempraktekkan dan menerapkan kegiatan pendidikan yang menyenangkan, menciptakan perasaan yang menyenangkan ketika bersekolah.

Tugas guru sekolah dan kantor sekolah adalah menjadikan sekolah itu rumah kedua yang menyenangkan dan bahagia. Tidak sedikit sekolah di Indonesia yang menggunakan perspektif lama untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Perspektif ini memberikan siswa prioritas untuk lebih memahami pelajaran dan berperilaku secara disiplin.

Inilah yang melupakan faktor penting dalam pendidikan, yaitu kesenangan siswa dalam belajar di sekolah. Efek ini harus diatasi dan direalisasikan sekarang. Metode yang digunakan untuk mengajar dan belajar harus segera diperbarui. Dampak yang ditimbulkan jika siswa tidak menyukai sekolah adalah bahwa siswa akan merasakan trauma dan stres, bahkan jika mereka mencoba bolos sekolah dan terus mengulanginya.

Faktor yang membuat situasi sekolah tidak menyenangkan adalah penelitian jadwal belajar dari kurikulum. Artinya, dalam satu semester guru harus menyelesaikan materi yang sesuai dalam kurikulum terlepas dari apakah siswa dapat memahaminya atau tidak.

Jika ini terus berlanjut, itu harus disesalkan karena akan berdampak buruk pada kegiatan belajar dan mengajar yang kurang menyenangkan. Siswa juga tidak ingat benar materi apa yang diajarkan, karena belajar adalah kewajiban dan bukan kesenangan.

Hal-hal yang telah diajarkan di sekolah akan mudah dilupakan oleh siswa dalam beberapa minggu atau bulan. Berbeda halnya jika siswa menghargai pelajaran, mereka akan terus mengingatnya dan bahkan akan terus mempelajarinya dan mengembangkan pengetahuan yang diperoleh. Tentunya ini adalah hal yang paling berharga karena siswa dapat mengerjakan soal-soal ujian yang ada.

Kegiatan belajar mengajar yang nyaman dan menyenangkan harus menjadi perhatian utama dari lembaga pendidikan. Ini akan mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam semua kegiatan dan kegiatan belajar di sekolah. Dengan cara ini siswa tidak akan mengalami trauma dalam perolehan pengetahuan, tetapi siswa akan didorong dan senang dalam belajar.

Contoh teks editorial sosial singkat

Contoh editorial singkat ini memiliki tema sosial. Berikut ini sebuah contoh:

“Bahaya di jalan raya”

Di Pulau Jawa, jumlah kendaraan bermotor meningkat setiap tahun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah penduduk setiap tahun dan permintaan kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, juga meningkat. Ini membuat kondisi jalan tol semakin ramai dan macet.

Hampir setiap tahun kondisi jalan raya diperbarui baik pada aspal dan pada pelebaran jalan, mengingat semakin banyaknya kendaraan yang melintas. Selain itu, jalan raya yang sebelumnya melewati dua arah kini berubah menjadi arah untuk mengurangi kemacetan jalan. Peningkatan permintaan kendaraan ini tidak hanya berdampak pada kemacetan lalu lintas, tetapi juga peningkatan jumlah kecelakaan di jalan.

Secara psikologis, kemacetan saat ini membuat pengemudi tidak sabar dan mengatasi. Di lampu merah terlalu banyak dari kita bertemu dengan pengendara yang melewati halte yang telah disediakan. Bahkan mereka yang mengemudi sebelum lampu merah berubah menjadi hijau. Ini tentu berbahaya bagi pengemudi jalan dan salah satu faktor penyebab kecelakaan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari kepolisian nasional, jumlah kecelakaan terus meningkat setiap tahun. Jumlah korban yang tewas dalam kecelakaan pada tahun 2015 adalah 22.158 orang. Sedangkan untuk korban tewas dalam kecelakaan pada 2016 sebanyak 23.683 orang, sekitar 3% lebih banyak dari data sebelumnya. Sementara itu, jumlah total kecelakaan pada tahun 2015 adalah 87.878 kali dan pada 2016 96.635 kali.

Kerugian akibat kecelakaan itu tentu tidak signifikan. Pemerintah telah meningkatkan jumlah layanan dan kualitas angkutan umum seperti pesawat terbang, bus atau kereta api. Tetapi untuk transportasi seperti angkutan umum dan bus, mereka kurang menarik bagi publik karena kurang ekonomis dan praktis dibandingkan kendaraan pribadi. Pemerintah bahkan memiliki hubungan masyarakat untuk memobilisasi masalah-masalah ini dan memperjuangkan keselamatan publik.

Masyarakat juga harus memainkan peran aktif dalam mengekspresikan kritik konstruktif sehingga pemerintah dapat mereformasi angkutan umum dan meningkatkan kuota jalan di Indonesia. Apalagi sekarang untuk mendapatkan sepeda sangat mudah dengan cara kredit tanpa harus memberi uang muka. Ini akan mengubah mental orang untuk mengendarai kendaraan pribadi daripada angkutan umum.

Jika pemerintah menerapkan solusi untuk menaikkan harga bahan bakar atau tarif pajak, tentu tidak akan berdampak terlalu besar. Pemerintah harus mengurangi dan mempersulit pembelian kendaraan disertai dengan peningkatan kualitas dan jumlah jalur kendaraan. Dengan cara ini orang akan lebih suka transportasi umum di perjalanan seperti di zaman kuno.

Peningkatan kemacetan lalu lintas disebabkan oleh kendaraan yang bertambah setiap tahun. Bahaya di jalan raya bukan hanya mitos. Tapi itu berisiko bagi keselamatan pengendara dan pengguna jalan. Terkadang berhati-hati bukanlah jaminan karena ketika kita berada di jalan raya kita jelas berurusan dengan pengendara lain. Terkadang inilah yang membuat kecerobohan.

Sumber : https://materibelajar.co.id/