Monumen Juang, Perjuangan Masyarakat Malang di Abadikan Melalui Sebuah Monumen

Monument Juang Malang

Perjuangan masyarakat Indonesia dalam merebut kembali kemerdekaan pada zaman penjajahan memang sangat besar dan kita sebagai masyarakat Indonesia harus berterima kasih dan bangga, karena kita dapat meraih Kemerdekaan itu, dan karena hal tersebut pemerintahan kota malang membangun sebuah monumen yang memiliki arti yang sangat besar. Monumen Juang, bentuk apresiasi dan rasa terima kasih untuk pahlawan – pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan Republik Indonesia.

Monument Juang Malang

Monumen Juang ini berada di tengah Kota Malang atau lebih tepatnya di Jalan Kertanegara. Monumen ini di dirikan sebagai bentuk apresiasi untuk para pahlawan yang berjuang pada masa penjajahan. Monumen Juang ini di dirikan pada tanggal 20 mei 1957 atas inisiatif dari pemerintahan Kota Malang. Tujuan di dirikan monumen ini untuk mengapresiasikan dan menghormati para pahlawan bangsa Indonesia dan juga untuk membangkitkan rasa patriotisme bagi anak – anak muda di Kota Malang. Dalam monumen ini digambarkan terdapat patung Buto atau raksasa yang menyimbolkan sebagai kolonialisme dan juga di gambarkan 19 patung – patung kecil yang menyimbolkan rakyat Indonesia. Menuju ke monumen ini bisa dengan travel surabaya malang dari Nahwa Travel.

Monumen Juang ini mengartikan kekalahan kolonialisme oleh perjuangan rakyat Indonesia, di monumen ini juga terdapat relief – relief yang mengelilingi monumen ini. Pada sisi timur, terdapat gambar Soekarno – Hatta dengan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, di sisi utara terdapat gambar kekejaman kolonialisme, di sisi barat dan selatan terdapat gambar perjuangan rakyat Indonesia melawan kolonialisme. Relief – relief ini menggambarkan tentang perjuangan rakyat Indonesia dari masa penjajahan menuju masa ke masa Kemerdekaan Republik Indonesia.

Monumen ini berdimensi 10 meter x 40 meter dengan panjang pondasi 6,90 meter, panjang patung 3,30 meter serta tinggi 2 meter dengan total keseluruhan yaitu 5 meter. Monumen ini terbuat dari semen dan di cat berwarna tembaga, monumen ini juga di kelilingi oleh pagar dan di kelilingi oleh kolam juga air mancur. Di sekitar monumen ini juga kita dapat mengunjungi destinasi lain seperti, Alun – alun Tugu Malang, Alun – alun Merdeka Malang, Masjid Agung Malang, Monumen Chairil Anwar dan juga Museum Tempoe Doeloe. Letak monumen ini yang berada di depan Stasiun Kota Malang membuat monumen ini ramai di kunjungi, untuk menuju monumen ini kita juga dapat menggunakan angkutan umum jika anda tidak ingin menggunakan kendaraan pribadi. Tidak perlu khawatir dengan akomodasi, karena di sekitar monumen ini sudah banyak tersedia akomodasi yang cukup bagus dan juga terdapat banyak rumah makan di sekitar sini, jika anda ingin mencoba makanan khas juga sudah tersedia di sekitar sini.

Di sarankan juga jika ingin mengunjungi monumen yang indah juga bersejarah ini sebaiknya datang pada pagi dan sore hari karena pada pagi dan sore hari suasana sangat membantu kita menikmati keindahannya. Jika anda berada di sekitar stasiun Kota Malang sebaiknya meluangkan sedikit waktu untuk menikmati keindahan Monumen Juang ini. Biasanya juga di sini di gunakan oleh masyarakat sekitar untuk berolahraga jogging, karena keindahannya dan kenyamanannya membuat kita betah berlama – lama di sini. Jadi bagaimana ? tertarik mengunjungi Monumen Juang yang indah nan nyaman ini ? dengan lokasinya yang berada di tengah kota membuat monumen ini sangat mudah untuk di kunjungi. Tunggu apa lagi ? buruan luangkan sedikit waktu dengan travel surabaya malang murah untuk melepas kesibukan dan bersenang – bersenang.